KONTROL ANAK LEWAT SOSMED

Di era milenial ini, pengaruh sosial media (Sosmed) terhadap anak sangat signifkan. Tak ayal, apapun yang sedang tren di dunia maya tentu bagai virus yang langsung diserap anak. Nah, Julian Noor punya solusi untuk mengatasinya. Menurut President Director Adira Insurance ini, sosmed adalah sesuatu yang tidak bisa terelakkan lagi untuk anak-anak yang disebut generasi milenial. Ini seperti pisau bermata dua, bisa untuk kebaikan atau justru mengarah pada hal buruk. Karena itulah orang tua harus bisa mengajarkan anak-anaknya menggunakan media tersebut untuk kebaikan. Lalu, bagaimana cara mengontrolnya? “Sebenarnya saat ini ada teknologi yang bisa dipakai untuk membatasi anak agar tidak mengakses hal yang buruk.

Namun, utamanya orang tua harus paham dan ikut memakainya agar tahu,” ujar pria yang lahir di Hulu Sungai, Kalsel ini. Julian pun mewajibkan orang tua untuk paham dan ikut menggunakan sosmed. Pria yang juga menjabat sebagai Executive Director Asosiasi Asuransi Umum Indonesia(AAUI) ini bisa memantau anak-anaknya dengan melihat kegiatan mereka di sosmed. Mulai update status, foto, keluhan hingga ia mengetahui sedang bersama siapa mereka bersosialisasi. “Agak sulit jika orang tua kurang paham sosmed, bahkan tidak menggunakannya. Karena sulit mengontrol anak dengan cara yang tidak kita ketahui, apalagi menerapkan penggunaannya untuk kebaikan,” pungkas pria 57 tahun ini. Bukan hanya sekadar memantau kegiatan anak, sosmed juga bisa digunakan untuk berbagi informasi. Misalnya mengenai perkembangan teknologi, orang tua dan anak bisa saling berbagi. Dengan saling berinteraksi, kedekatan orang tua dan anak bisa makin bagus.