Suv Rasa Eropa-Jepang Bagian 2

Renault Captur

Meski sama-sama masuk di kelas SUV kompak, baik Captur dan Duster berbeda. Captur menawarkan mesin bensin yang sarat teknologi. Tak ayal, Captur akan bersaing di segmen yang telah diisi Honda HR-V dan Nissan Juke. Renault mempersenjatainya dengan mesin bensin 1.200 cc 3 silinder yang dilengkapi dengan turbocharger.

Dapur pacu ini sanggup menghasilkan tenaga 120 dk pada 4.900 rpm. Asyiknya, torsi maksimal 190 Nm dapat diraih sejak 2.000 rpm. Interior Captur juga menawarkan kepraktisan yang lebih dari para pesaing. Fleksibilitas bangku belakangnya dapat diatur maju-mundur untuk menciptakan ruang yang lebih luas. Sandaran bangku pun dapat diatur sudutnya agar penumpang terasa nyaman.

Mesin : 1.197 cc 4-silinder, 120 dk Torsi : 190 Nm 0-100 km/jam : 11,1 detik Konsumsi BBM dalam kota/tol: 14,7/18,5 km/l Transmisi : Otomatis 6-speed/FWD Dimensi (P x L x T) : 4.122 x 1.778 x 1.566 mm Wheelbase : 2.606 mm

Renault Duster 4×4

Duster adalah satu-satunya mobil di segmen SUV kompak yang menggunakan mesin diesel. Mesin ini cukup impresif karena dengan kapasitas hanya 1.461 cc plus turbo, mampu mengerahkan daya 110 dk dan torsi 240 Nm. Anda tinggal memutar tuas elektronik di konsol tengah. Tak ada komplain sama sekali dengan sistem 4×4-nya.

Meski begitu, Duster bukanlah off-roader sejati, melainkan lebih seperti SUV jalan raya yang memiliki fleksibilitas tinggi. Penggerak empat roda membuat konsumsi BBM Duster lebih boros dari tipe 4×2. Untunglah Ia masih tergolong irit sehingga selisih kehematan BBM yang terjadi terasa tak memberatkan. Bahkan keiritan mobil ini bisa menyaingi city car.

Mesin : 1.461 cc 4-silinder turbo, 110 dk Torsi : 240 Nm 0-100 km/jam : 12,2 detik Konsumsi BBM dalam kota/tol: 14,2/18,1 km/l Transmisi : Manual 6-speed/AWD Dimensi (P x L x T) : 4.315 x 1.822 x 1.695 mm Wheelbase : 2.673 mm